Jakarta.Newsz.id

Berita Terkini Jakarta Dan Sekitarnya

Advertisement

Kapal Bintang Sejahtera 10 Ditangkap TNI AL di Natuna Terkait BBM dan Narkoba Ilegal

Penangkapan Kapal di Perairan Natuna

Prajurit TNI AL yang bertugas di KRI Silas Papare (SRE)-386 berhasil menangkap KM Bintang Sejahtera 10 di perairan Natuna, pada Selasa (24/2/2026) malam. Kejadian ini terjadi setelah kapal tersebut diduga melakukan beberapa pelanggaran hukum yang serius.

Kapal yang diamankan itu disebut memiliki dugaan pelanggaran mulai dari pengangkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) tanpa dokumen resmi, penyalahgunaan narkotika, hingga kepemilikan senjata airsoft gun tanpa izin. Pemeriksaan awal terhadap kapal dan seluruh ABK dilakukan oleh pihak Lanal Ranai.

Setelah proses penangkapan, kapal tersebut diserahkan ke Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Ranai. Serah terima berlangsung di Pelabuhan Guspurla di Selat Lampa. Proses ini menjadi tahapan awal untuk pemeriksaan lebih lanjut terhadap kapal, nakhoda, dan seluruh Anak Buah Kapal (ABK).

Pemeriksaan Awal dan Barang Bukti

Pjs Pasops Lanal Ranai menyampaikan bahwa pihaknya akan memeriksa seluruh dokumen kapal, muatan, serta awak kapal guna memastikan dugaan pelanggaran ini terungkap secara menyeluruh. Dalam pemeriksaan awal, sejumlah barang bukti turut diamankan. Di antaranya:

  • BBM jenis solar tanpa dokumen resmi
  • Pil yang diduga narkotika
  • Alat isap
  • Airsoft gun tanpa dokumen sah
  • Dokumen kapal yang akan diverifikasi lebih lanjut

Selain itu, beberapa ABK kapal juga mengakui telah menggunakan narkotika jenis sabu. Hal ini menunjukkan adanya indikasi kuat penyalahgunaan narkoba dalam kapal tersebut.

Kerja Sama dengan Instansi Terkait

Pjs Pasops Lanal Ranai menjelaskan bahwa proses penyelidikan dilakukan secara profesional dengan melibatkan unsur terkait, termasuk kepolisian dan instansi teknis lainnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua fakta dapat terungkap secara transparan dan adil.

Lanal Ranai memastikan bahwa penanganan perkara dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Mereka juga berkomitmen untuk memberikan informasi lebih lanjut kepada masyarakat terkait perkembangan kasus ini.

Komitmen untuk Penyelesaian Kasus

“Proses pemeriksaan ini akan dilakukan secara profesional dan tidak memihak, sehingga kita dapat memastikan bahwa kasus ini ditangani dengan adil,” ujar Pjs Pasops Lanal Ranai. Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus bekerja sama dengan lembaga terkait untuk mengusut tuntas kasus ini.

Dengan langkah-langkah yang diambil, TNI AL menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan keteraturan di perairan Indonesia. Penangkapan ini juga menjadi contoh bagaimana institusi pemerintah bekerja sama untuk menangani masalah hukum yang kompleks.

Tindakan Lanjutan

Selain pemeriksaan terhadap kapal dan ABK, pihak Lanal Ranai juga akan melakukan verifikasi terhadap dokumen-dokumen yang dimiliki kapal. Hal ini penting untuk memastikan bahwa semua aktivitas kapal dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

Tidak hanya itu, pihak berwenang juga akan memeriksa apakah ada kemungkinan adanya keterlibatan pihak-pihak lain dalam kasus ini. Ini menjadi bagian dari upaya untuk memastikan bahwa semua pelaku atau pihak yang terlibat dalam kejahatan ini dapat diproses secara hukum.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *