Jakarta.newsz.id

Berita Terkini Jakarta Dan Sekitarnya

Advertisement

Jalan Nasional Pandeglang-Rangkasbitung Berlubang, Warga Minta Segera Perbaiki

Jalan Raya Pandeglang-Rangkabitung Rusak Parah, Warga Berharap Perbaikan Segera Dilakukan

Jalan Raya Pandeglang-Rangkabitung yang terletak di terminal Kadubanen, Kabupaten Pandeglang, Banten mengalami kerusakan parah. Jalan yang menjadi akses vital antar dua kabupaten di Banten ini kini berlubang dan membahayakan pengendara yang melintasinya.

Jalan ini memiliki kewenangan pemerintah pusat melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) wilayah Banten. Sebagai jalur utama dari arah Pandeglang menuju gerbang tol Rangkasbitung, jaraknya hanya sekitar 14,5 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 22 menit. Namun, kondisi jalan yang rusak membuat perjalanan menjadi lebih berisiko.

Dalam pantauan jurnalis di lokasi, Kamis (26/2/2026), terlihat lubang besar yang tampak seperti kubangan. Kedalaman lubang diperkirakan mencapai 35 sentimeter dan membentang cukup panjang di jalan raya tersebut. Selain itu, di area lampu merah juga terdapat lubang yang menyebabkan genangan air akibat saluran drainase yang tidak berfungsi dengan baik.

Tidak ada tanda peringatan yang terpasang di sepanjang jalan rusak tersebut, sehingga pengendara mungkin tidak menyadari bahaya yang mengancam. Pada sore hari, beberapa kendaraan truk besar sering terlihat melintasi jalan ini ke arah timur.

Seorang pengendara sepeda motor asal Kabupaten Lebak, Yuda, mengungkapkan harapan agar pihak terkait segera memperbaiki jalan tersebut. Ia menilai, jika jalan tetap dibiarkan dalam kondisi buruk, bisa berpotensi menyebabkan kecelakaan.

“Harus diperbaiki, soalnya bahaya dan ancaman juga ke pengendara kan,” ujarnya saat ditemui di lokasi. Menurutnya, pemerintah tidak boleh menunggu hingga viral sebelum melakukan perbaikan. “Artinya jangan nunggu viral, jangan begitu. Ini soal kepentingan masyarakat, siapa yang mau tanggung jawab kalau masyarakat kecelakaan?” tambahnya.

Yuda juga menyampaikan tanggapan terkait tukang ojek pangkalan yang menggugat Gubernur Banten dan Bupati Pandeglang. Ia mengapresiasi langkah warga yang berani menggugat pemerintah. “Saya suka tuh warga yang menggugat pemerintah, emang harus berani masyarakat juga, apalagi dasar hukumnya jelas dan ada juga,” pungkasnya.

Sebelum berita ini dirilis, jurnalis masih berupaya untuk mengkonfirmasi pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) wilayah Banten mengenai permasalahan jalan tersebut. Diharapkan, pihak berwenang segera menindaklanjuti keluhan masyarakat dan segera melakukan perbaikan agar keamanan dan kenyamanan pengguna jalan dapat terjamin.

Faktor Penyebab Kerusakan Jalan

  • Kondisi Saluran Drainase: Saluran drainase yang tidak berfungsi menyebabkan genangan air dan memperparah kerusakan jalan.
  • Lalu Lintas Berat: Jalan ini dilalui oleh banyak kendaraan, termasuk truk besar, yang berkontribusi pada kerusakan fisik jalan.
  • Pemeliharaan yang Kurang: Tidak adanya tanda peringatan atau upaya pemeliharaan berkala meningkatkan risiko kecelakaan.

Solusi yang Diharapkan

  • Perbaikan Jalan Secara Berkala: Pemerintah perlu melakukan inspeksi rutin dan perbaikan segera pada bagian yang rusak.
  • Pemasangan Rambu Peringatan: Memberi informasi kepada pengendara tentang bahaya yang ada di sepanjang jalan.
  • Peningkatan Sistem Drainase: Memperbaiki saluran drainase agar tidak lagi menyebabkan genangan air.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *