Jakarta.newsz.id

Berita Terkini Jakarta Dan Sekitarnya

Advertisement

Motto Marquez: Tubuh Sehat, Kecepatan Hebat

Marc Marquez Menghadapi MotoGP 2026 dengan Pola Pikir yang Tenang

Marc Marquez, pembalap Ducati Lenovo, menghadapi musim MotoGP 2026 dengan pola pikir yang lebih tenang dibanding sebelumnya. Setelah meraih gelar juara MotoGP terbesar dalam hidupnya, ia kini fokus pada menikmati perjalanan karier yang telah ia jalani selama bertahun-tahun.

Gelar juara dunia yang diraihnya musim lalu memiliki makna penting bagi Marquez. Saat itu, rasa penasaran dan keyakinannya bahwa dirinya belum habis meskipun sempat mengalami cedera berat akhirnya terbukti. Musim lalu, juara dunia sembilan kali ini tidak hanya menang, tetapi juga mendominasi dengan 25 kemenangan balapan Sprint dan GP dari 36 yang diikutinya hingga kembali cedera.

Marquez menyatakan bahwa ia ingin tetap menikmati prosesnya. “Tetap menikmatinya,” ujarnya tentang motivasinya menjelang musim ke-14 di MotoGP sejak 2013 dan yang ke-19 di semua kelas Grand Prix sejak 2008. Ia mengungkapkan kebahagiaannya dengan kehidupan dan pekerjaannya. “Saya telah menyelesaikan tantangan tersulit dari karier saya, yaitu untuk kembali kompetitif. Sekarang jika ada lagi yang muncul, baguslah.”

Ia juga menyatakan bahwa ia ingin tetap bersaing untuk hasil podium dan kemenangan. Meski memenangi gelar juara adalah hal besar dan sulit, ia menyadari bahwa tahun ini mereka punya tanggung jawab untuk mempertahankannya.

Tim Ducati sebagai Kekuatan Besar

Beban mengejar gelar juara tidak bisa dihindari karena status tim yang diperkuatnya. Tim pabrikan Ducati telah menjadi kekuatan besar di MotoGP, bahkan sejak masa jayanya saat masih bersama Repsol Honda sebagai pesaing terberat.

Marquez menunjukkan potensi untuk melesat lagi. Di tengah keterbatasan karena cedera bahu yang dialaminya tahun lalu, si Semut dari Cervera masih termasuk dalam golongan pembalap cepat. Pada tes pramusim di Sepang, ia menjadi yang tercepat dalam simulasi balapan Sprint bersama Alex Marquez (BK8 Gresini Racing) dan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo). Ketiganya menunggangi motor terbaru Ducati Desmosedici GP26.

Sementara dalam tes di Buriram yang berakhir pada Minggu (22/2/2026), Marquez menjadi penunggang Ducati tercepat dalam catatan waktu lap. Namun, ritme lombanya tidak begitu kelihatan karena kecelakaan yang dialaminya dalam long run yang hanya berlangsung enam lap.

Persiapan yang Masih Belum Maksimal

Walau persiapannya belum maksimal, termasuk tanda tanya performanya untuk durasi balapan Grand Prix, Marquez tidak khawatir. Menurut pembalap yang baru saja berulang tahun ke-33 ini, kecepatannya akan datang dengan sendirinya saat tubuhnya bugar.

“Anda tidak pernah kehilangan kecepatan, kalau Anda memilikinya,” terang Marquez. “Pada awalnya, hari-hari pertama saya sangat kaku dan saya tidak punya kecepatan. Akan tetapi, saya bisa mendapatkannya dalam satu lap kalau saya mau, hanya saja bukan untuk jarak yang jauh.”

Akhir tahun lalu, Marquez menggunakan seluruh waktu yang ada untuk pulih dari cedera bahu yang disebabkan kecelakaan dengan Marco Bezzecchi (Aprilia) di GP Indonesia. Selain melewatkan empat seri terakhir dan tes akhir musim, ia rela membatalkan rencana liburan untuk program fisioterapi dan pemulihan.

Kepercayaan Diri dan Kondisi Fisik

Marquez menegaskan bahwa bahunya sudah baik-baik saja. Saat cederanya diungkit dalam kecelakaan di tes kemarin, dia segera menunjuk hilangnya konsentrasi sebagai penyebab. “Sekarang selangkah demi selangkah saya mulai mendapatkan kecepatannya, (Anda bisa) jika merasa percaya diri dan merasa baik,” katanya lagi.

“Itulah yang saya pahami dari cedera yang terakhir. Kalau kondisi fisik saya baik-baik saja, maka kecepatannya ada di sana. Oleh karena itu saya tidak khawatir untuk melewatkan tes Valencia dan balapannya, karena titik kelemahan saya dari segi fisik. Jadi kalau saya merawatnya, kecepatannya ada di sana.”

Marquez masih menjadi protagonis pada MotoGP musim 2026. Publik pun menanti lesatannya saat seri perdana digelar pada 27 Februari – 1 Maret nanti di Sirkuit Buriram, Thailand.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *