Jakarta.newsz.id

Berita Terkini Jakarta Dan Sekitarnya

Advertisement

Tiga Pemuda Edarkan Narkoba Etomidate di Sawah Besar Ditangkap Polisi

Penangkapan Tiga Pemuda Diduga Terlibat Peredaran Narkoba di Jakarta Pusat

Tiga pemuda yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian. Mereka ditangkap di sebuah rumah yang berada di kawasan Jalan A. Ujung Gg. U RT 02/RW 08 No. 9, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Ketiga tersangka tersebut memiliki inisial A, C, dan R.

Penangkapan dilakukan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melalui Subdit 1 pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Mereka diduga terlibat dalam penyalahgunaan sekaligus peredaran narkotika jenis etomidate. Dari lokasi penangkapan, polisi berhasil mengamankan sebanyak 35 cartridge etomidate.

Etomidate merupakan senyawa golongan anestesi yang digunakan secara intravena dan umumnya digunakan untuk menginduksi serta mempertahankan anestesi selama operasi atau prosedur medis lain yang memerlukan sedasi. Senyawa ini memberikan efek sedatif, hipnotik, dan relaksasi dengan bekerja pada sistem saraf pusat, sehingga dapat menyebabkan kecanduan.

Penggunaan etomidate dalam bentuk vape juga ditemukan di beberapa negara seperti Singapura dan Taiwan. Di Singapura, etomidate diklasifikasikan sebagai racun dan diatur dalam undang-undang (The Poisons Act), sementara di Taiwan, etomidate termasuk dalam Narkotika Kategori II. Namun, saat ini etomidate belum diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika maupun dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.

Perwira yang menangani kasus ini, AKP Sigit, membenarkan bahwa penangkapan tersebut telah dilakukan. Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait dugaan peredaran narkotika jenis vape yang mengandung etomidate di wilayah tersebut. Setelah melakukan penyelidikan, polisi mendatangi lokasi dan berhasil mengamankan para tersangka.

Dari lokasi, petugas menemukan barang bukti berupa 35 cartridge etomidate. Para tersangka beserta barang bukti kemudian dibawa ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Penanganan Kasus Etomidate di Indonesia

Meski etomidate belum diatur dalam undang-undang nasional, penggunaannya dalam bentuk vape menunjukkan adanya tren yang perlu diperhatikan. Hal ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak menggunakan produk-produk yang mengandung senyawa berbahaya tanpa izin medis.

Selain itu, kasus ini juga menunjukkan pentingnya kerja sama antara masyarakat dan aparat kepolisian dalam upaya pencegahan peredaran narkoba. Laporan masyarakat menjadi salah satu faktor utama dalam pengungkapan kasus-kasus serupa.

Kepolisian akan terus melakukan tindakan tegas terhadap pelaku-pelaku peredaran narkoba, terutama yang menggunakan metode baru seperti vape. Selain itu, pihak berwenang juga perlu meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya penggunaan narkoba serta dampak jangka panjangnya.

Kesimpulan

Penangkapan tiga pemuda yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba jenis etomidate menunjukkan adanya ancaman baru dalam dunia narkoba. Meskipun etomidate belum diatur dalam undang-undang, penggunaannya dalam bentuk vape membuka potensi bahaya yang sangat besar. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah preventif dan represif dari pihak berwenang serta kesadaran dari masyarakat untuk menghindari penggunaan senyawa-senyawa berbahaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *