Jakarta.newsz.id

Berita Terkini Jakarta Dan Sekitarnya

Advertisement

Sopir Truk Pengangkut Sekoci yang Ditabrak KA Bandara Soetta di Tangerang Positif Narkoba

Penyebab Kecelakaan Truk Trailer dengan Kereta Api

Seorang sopir truk trailer yang membawa sekoci mengalami kecelakaan saat ditabrak Kereta Api (KA) Bandara Soekarno-Hatta. Hasil pemeriksaan urine menunjukkan bahwa sopir tersebut positif mengonsumsi narkotika jenis sabu.

Kanit Laka Satlantas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Badruzzaman, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan urine terhadap sopir dan kenek truk dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Hasil uji urine menunjukkan bahwa sopir positif mengandung amphetamine dan methamphetamine, sedangkan keneknya tidak.

Menindaklanjuti hal ini, Satlantas Polres Metro Tangerang Kota menyerahkan sopir kepada satuan reserse narkoba untuk dilakukan rehabilitasi terlebih dahulu. Proses interogasi akan dilanjutkan selama masa rehabilitasi guna mempercepat proses penetapan tersangka terhadap sopir yang menyebabkan kehebohan masyarakat.

Saat kejadian, truk trailer pengangkut sekoci berukuran besar berangkat dari wilayah Legok, Kabupaten Tangerang menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Meskipun belum diketahui pasti motif sopir, kecelakaan lalu lintas ini menyebabkan gangguan pada mobilitas masyarakat.

Akibat kecelakaan tersebut, sebanyak 33 perjalanan KA Bandara Soetta dan 16 perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) rute Duri-Tangerang dibatalkan. Selain itu, 18 perjalanan Commuter Line Tangerang dilakukan rekayasa pola operasi sampai Stasiun Rawa Buaya dan kembali ke Stasiun Duri.

Truk trailer yang terlibat dalam kecelakaan tersebut merupakan jasa pengiriman barang antara sekoci yang dibawa dengan sopirnya. Menurut informasi, dua pihak tersebut berbeda.

Sebelumnya, polisi menaruh kecurigaan adanya indikasi kelalaian yang menyebabkan terputusnya Jalan Maulana Hasanudin dari Jakarta menuju Tangerang dan sebaliknya. Kontainer berwarna orange diduga menerobos palang pintu perlintasan kereta Stasiun Poris meskipun telah ada peringatan dari pos jaga.

Bunyi sirene yang mengaung kencang tidak diindahkan sang supir pembawa kontainer, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari. Namun, sopir dan kenek berhasil selamat dari kecelakaan maut karena bagian depan kontainer telah sepenuhnya melewati rel perlintasan kereta.

Adapun truk pengangkut sekoci mengalami kerusakan parah setelah ditabrak KA Bandara Soekarno-Hatta di perlintasan kereta Stasiun Poris. Sekoci yang dibawa berukuran besar dan berbentuk lingkaran dengan tampilan piringan tipis di bagian tengahnya serta memiliki tali putih dilengkapi empat jendela berukuran persegi di sekelilingnya.

Pada bagian samping sekoci itu terdapat tulisan Pertamina lengkap dengan logonya dan terdapat keterangan PHE ONWJ di bagian bawahnya. PHE ONWJ merupakan singkatan dari Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java, anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energi yang mengelola eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi di Laut Jawa.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *