Jakarta.newsz.id

Berita Terkini Jakarta Dan Sekitarnya

Advertisement

Infantino Janjikan Piala Dunia 2026 Tetap Spektakuler Usai Kematian Bos Kartel Narkoba Meksiko

Presiden FIFA Yakin Meksiko Siap Menyelenggarakan Piala Dunia 2026

Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Gianni Infantino, menegaskan keyakinannya bahwa Meksiko tetap aman dan siap menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026. Meskipun negara tersebut tengah menghadapi gelombang kekerasan akibat konflik antar kartel narkoba dalam beberapa waktu terakhir, Infantino menyatakan bahwa FIFA yakin akan kesiapan Meksiko.

Pernyataan ini disampaikan oleh Infantino di Barranquilla, Kolombia, pada Rabu (25/2), sebagai respons atas meningkatnya kekhawatiran publik internasional. Situasi ini muncul setelah tewasnya Nemesio Oseguera Cervantes, pemimpin kartel narkoba terkenal yang dikenal dengan panggilan El Mencho, dalam baku tembak dengan militer Meksiko. Insiden tersebut memicu reaksi berantai seperti pembakaran kendaraan, blokade jalan raya, serta gangguan aktivitas publik yang dilaporkan meluas hingga ke sekitar 20 negara bagian.

Kejadian ini sempat memicu pertanyaan tentang kesiapan keamanan Meksiko menjelang penyelenggaraan Piala Dunia 2026, yang akan digelar bersama Amerika Serikat dan Kanada. Namun, Infantino menegaskan bahwa FIFA terus berkoordinasi erat dengan otoritas pemerintah setempat dan panitia penyelenggara untuk memastikan seluruh aspek keamanan berjalan sesuai standar internasional.

Ia menyampaikan bahwa FIFA menerima jaminan langsung dari pemerintah Meksiko mengenai stabilitas situasi yang berangsur pulih. Menurut Infantino, Piala Dunia bukan hanya kompetisi olahraga, tetapi juga perayaan global yang membutuhkan rasa aman bagi pemain, ofisial, maupun jutaan suporter yang diperkirakan akan hadir.

Karena itu, FIFA menempatkan faktor keamanan sebagai prioritas utama dalam setiap tahapan persiapan turnamen. Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, sebelumnya juga menegaskan bahwa pemerintahnya telah mengambil langkah cepat untuk mengendalikan situasi pasca-insiden tersebut.

Sheinbaum menyatakan kondisi keamanan secara bertahap mulai kembali normal, dengan aparat keamanan meningkatkan pengawasan di wilayah-wilayah strategis serta kota-kota tuan rumah pertandingan. Ia menekankan bahwa Meksiko memiliki pengalaman panjang dalam menggelar event internasional berskala besar dan siap menjamin keselamatan wisatawan serta penggemar sepak bola dari seluruh dunia.

Pemerintah, kata dia, bekerja sama dengan otoritas lokal dan lembaga keamanan nasional untuk memastikan stabilitas menjelang turnamen. Piala Dunia 2026 sendiri akan menjadi edisi bersejarah karena untuk pertama kalinya diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Turnamen ini juga akan diikuti 48 tim nasional, jumlah terbanyak sepanjang sejarah kompetisi, yang diproyeksikan menarik jutaan pengunjung lintas negara. Di tengah dinamika keamanan regional, pernyataan Infantino dipandang sebagai upaya menjaga kepercayaan publik internasional sekaligus memastikan bahwa persiapan turnamen tetap berada pada jalur yang direncanakan.

FIFA berharap momentum olahraga global tersebut dapat menjadi simbol persatuan sekaligus mendorong citra positif kawasan Amerika Utara di mata dunia. Seiring waktu menuju 2026 yang semakin dekat, perhatian dunia kini tertuju pada kesiapan logistik, infrastruktur, serta stabilitas keamanan negara-negara tuan rumah.

Bagi FIFA dan pemerintah Meksiko, keberhasilan penyelenggaraan turnamen tidak hanya diukur dari kualitas pertandingan, tetapi juga dari kemampuan menjamin rasa aman bagi seluruh peserta dan penonton.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *