Jakarta.newsz.id

Berita Terkini Jakarta Dan Sekitarnya

Advertisement

Pengemudi Ugal-ugalan yang Viral Akhirnya Mengakui Kesalahannya

Pengemudi Toyota Calya yang Melawan Arus di Jakarta Pusat Viral

Seorang pria berusia 25 tahun, Hafiz Mahendra, menjadi sorotan setelah aksinya melawan arus lalu lintas di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Aksi tersebut viral setelah ia menabrak beberapa kendaraan dan dikejar oleh polisi. Kejadian ini memicu banyak spekulasi dan perhatian dari masyarakat.

Hafiz adalah warga Surabaya yang sedang melakukan perjalanan menuju Ancol, Jakarta Utara. Namun, karena tidak mengenal jalanan Jakarta, ia nekat melawan arah. Hal ini membuatnya panik dan bertindak tidak terkendali. Ia mengaku tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM) dan juga tidak membawa STNK kendaraannya. Alasan inilah yang membuatnya takut ditilang jika berpapasan dengan polisi.

Aksi Ugal-ugalan yang Mengakibatkan Kecelakaan

Dalam rekaman video yang beredar, mobil Toyota Calya yang dikemudikan Hafiz melaju melawan arus dan menabrak beberapa kendaraan lain. Warga dan polisi berusaha menghentikan mobilnya, tetapi Hafiz masih saja melaju. Ia baru berhenti ketika mobilnya terjepit oleh kendaraan lain di depan dan mobil polisi di belakangnya.

Setelah kejadian itu, Hafiz mengungkap alasan aksinya. Ia mengaku panik karena tak memiliki SIM dan STNK. “Karena saya enggak bawa SIM, enggak punya SIM dan enggak bawa STNK. Jadinya saya takut sama polisi, takutnya ditilang,” ujarnya.

Tidak Mengenal Jalanan Jakarta

Hafiz bukanlah warga Jakarta. Ia berasal dari Surabaya dan sedang dalam perjalanan menuju Ancol untuk berkunjung ke rumah pacarnya. Sebelum kejadian, ia baru saja membeli dimsum bersama kekasihnya. Dari Karawang, Jawa Barat, ia langsung melanjutkan perjalanan ke Ancol. Namun, karena tidak tahu jalan, ia malah melawan arah.

“Saya enggak tahu jalan. Saya dari Surabaya terus ke Karawang terus menuju ke Ancol ke rumah pacar saya,” kata Hafiz.

Hasil Tes Urine Negatif

Setelah kejadian, Hafiz dites urine oleh pihak kepolisian. Hasilnya menunjukkan bahwa ia negatif menggunakan barang terlarang. Kompol Ary Setyo Utomo, Kasatlantas Polres Metro Jakarta Pusat, menyatakan bahwa Hafiz tidak terlibat dalam penggunaan narkoba atau zat terlarang lainnya.

Korban dan Kerusakan

Kejadian ini menyebabkan sejumlah kendaraan motor dan mobil rusak. Salah satu korban adalah seorang warga Cengkareng, Jakarta Barat, yang mengalami luka memar di tangan. Korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Di video yang beredar, bagian belakang mobil Hafiz tampak menghantam sepeda motor driver ojek online.

Kesimpulan

Aksi Hafiz Mahendra yang melawan arus lalu lintas di Jakarta Pusat telah menjadi peringatan bagi para pengemudi untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas. Selain itu, pentingnya memiliki SIM dan STNK sebagai syarat utama saat berkendara juga menjadi hal yang perlu diperhatikan. Meskipun hasil tes urine menunjukkan bahwa Hafiz tidak terlibat dalam penggunaan narkoba, tindakan yang dilakukannya tetap membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *