Jakarta.newsz.id

Berita Terkini Jakarta Dan Sekitarnya

Advertisement

Pria Viral Jadi Korban Begal di Sindang Dataran Rejang Lebong, Ini Pernyataan Polisi

Video Pria Mengaku Korban Begal Viral di Rejang Lebong

Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria mengaku menjadi korban pembegalan viral di media sosial sejak Senin (23/2/2026). Kejadian ini disebut terjadi di jalan baru Sindang Dataran–Kepahiang, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Namun hingga saat ini, pihak kepolisian belum menerima laporan resmi terkait peristiwa tersebut.

Dalam video yang beredar, tampak seorang pria mengenakan jaket biru dan masih menggunakan helm. Ia membawa dua tas dan duduk di pinggir jalan dengan raut wajah cemas. Beberapa warga terlihat mengelilinginya dan menanyakan kejadian yang dialaminya. Pria tersebut sesekali menjawab pertanyaan warga dan menyatakan bahwa ia menjadi korban pembegalan.

Belum Ada Laporan Resmi dari Korban

Hingga saat ini, kebenaran peristiwa dalam video tersebut belum dapat dipastikan. Wartawan telah melakukan penelusuran informasi dengan mendatangi warga sekitar serta menghubungi pihak kepolisian setempat. Namun, baik warga maupun aparat kepolisian menyatakan tidak mengetahui adanya kejadian pembegalan seperti yang beredar di media sosial.

Lokasi pasti kejadian juga belum dapat dipastikan. Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP M Hasan Basri, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi yang diterima terkait dugaan pembegalan tersebut. “Belum ada laporan yang masuk terkait kejadian itu. Anggota juga sudah mendatangi lokasi yang disebutkan dalam video, namun warga sekitar tidak mengetahui adanya peristiwa tersebut,” ujar Hasan pada Kamis (26/2/2026).

Penelusuran oleh Pihak Kepolisian

Pihak kepolisian telah melakukan pengecekan di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi kejadian sebagaimana narasi dalam video. Hasil pengecekan sementara belum menemukan bukti atau saksi yang menguatkan adanya tindak pidana pembegalan di wilayah tersebut.

Polisi mengimbau apabila benar terdapat korban dalam peristiwa tersebut agar segera melapor ke kantor polisi terdekat. Laporan resmi diperlukan agar aparat dapat melakukan penyelidikan dan penindakan sesuai prosedur hukum yang berlaku. “Jika benar, kami harap korban segera melapor, ini untuk mengetahui ciri-ciri pelakunya dan kita bisa menindak lanjutinya,” tutup Hasan.

Status Terkini

Sampai berita ini diturunkan, belum ada korban yang melapor dan belum ada keterangan tambahan yang dapat mengonfirmasi kebenaran informasi dalam video yang beredar. Hingga saat ini, pihak kepolisian tetap menunggu laporan resmi dari korban atau saksi jika ada.

Perlu Diwaspadai

Meski video tersebut viral, masyarakat diminta untuk tetap waspada dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar tanpa verifikasi. Jika menemukan kejadian serupa, segera laporkan ke pihak berwajib agar dapat segera ditindaklanjuti.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *