Jakarta.newsz.id

Berita Terkini Jakarta Dan Sekitarnya

Advertisement

Kematian Nizam: Ibu Bongkar Fakta, Ibu Tiri Jadi Tersangka, Tetangga Dengar Cekcok

Kasus Kematian Nizam: Dugaan Penganiayaan dan Fakta Menyedihkan

Kasus kematian Nizam, seorang anak lelaki yang tewas di tangan ibu tirinya, menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Video Nizam yang berada di rumah sakit menunjukkan kondisi tubuhnya yang penuh luka melepuh dan kesulitan bernapas. Ia tampak tidak fokus dan sesak napas, namun masih bisa merespons pertanyaan orang-orang di sekitarnya. Pada akhirnya, Nizam meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif.

Kini, sang ibu tiri, TR (47), ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini oleh polisi. Penetapan tersangka dilakukan setelah dugaan kekerasan fisik dan psikis terhadap Nizam terungkap. Polisi juga sedang menunggu hasil uji patologi anatomi dan toksikologi untuk memperkuat bukti-bukti hukum.

Duka Mendalam Sang Ibu Kandung

Lisna, ibu kandung Nizam, mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas kepergian putranya. Dari pengakuan Lisna, ia selama ini dikira sudah meninggal dunia oleh Nizam. Hal ini disebabkan oleh mantan suaminya, Anwar Satibi, yang disebut telah memframing kabar tersebut. Akibatnya, komunikasi antara Lisna dan Nizam terputus.

Lisna mengungkap bahwa ayah Nizam menyampaikan informasi bahwa dirinya telah meninggal di luar negeri. Hal ini dilakukan agar hubungan antara Lisna dan Nizam terputus. Sejak saat itu, Lisna dan Nizam jarang bertemu. Ia mengaku bahwa terakhir kali hidup bersama Nizam adalah saat putranya berusia tujuh tahun. Setelah itu, Nizam tinggal bersama ayahnya dan ibu tiri.

Pengakuan Lisna tentang dugaan KDRT yang dialaminya selama masa pernikahannya dengan Anwar juga menjadi bagian penting dari kasus ini. Ia mengaku menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga sejak masih mengandung Nizam. Bahkan, saat melahirkan, ia masih mengalami kekerasan. Rambutnya pernah dipotong pakai golok, yang membuatnya merasa terancam nyawanya.

Tuntutan Keadilan

Lisna menegaskan bahwa satu-satunya yang ingin ia dapatkan adalah keadilan bagi putranya. Ia tidak ingin menuduh tanpa bukti, tetapi berharap proses hukum dapat mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas kematian Nizam. Ia menyerahkan sepenuhnya pembuktian kepada kuasa hukum dan aparat penegak hukum.

Kondisi rumah ibu tiri Nizam, TR, juga menjadi perhatian. Rumah tersebut terlihat sepi dan kosong, dengan cat yang pudar dan kursi yang rusak. Suasana di sekitar rumah terasa hening, tanpa aktivitas apa pun. Berdasarkan informasi dari ketua RW setempat, rumah tersebut sudah dikosongkan sejak beberapa hari lalu.

Hubungan Keluarga yang Tidak Harmonis

Menurut tetangga TR, selama berumah tangga dengan Anwar, keduanya sering terlibat cekcok hingga suara ribut mereka terdengar ke tetangga. Mereka jarang bersosialisasi dengan warga sekitar. Saat ini, TR memiliki dua anak angkat dari pernikahan sebelumnya. Salah satunya sedang kuliah di Bandung, sementara yang lainnya masih sekolah SMA.

Tetangga juga mengungkap bahwa sebelum kejadian, NS (anak tiri TR) pernah berada di rumah tersebut. Ia terlihat bermain kelereng beberapa minggu sebelum kejadian. Namun, sejak kasus ini terjadi, rumah tersebut tidak lagi berpenghuni.

Kesimpulan

Kasus kematian Nizam mengungkap banyak fakta mengejutkan dan menyedihkan. Dugaan kekerasan yang dialami Nizam, serta riwayat KDRT yang pernah dialami ibu kandungnya, menjadi perhatian besar dalam proses hukum. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menemukan kebenaran dan memberikan keadilan bagi Nizam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *