Jakarta.newsz.id

Berita Terkini Jakarta Dan Sekitarnya

Advertisement

Boneka Monyet IKEA Meledak Usai Kehadiran Punch Viral

PENJUALAN boneka
IKEA
yang diseret-seret di dalam kandang
kebun binatang
Jepang oleh seekor bayi monyet makaka melonjak tajam. Harga boneka kini dijual seharga ratusan dolar di eBay setelah ludes terjual secara online usai kisah Punch yang viral di media sosial.
Punch, seekor monyet menggemaskan yang terlantar di Kebun Binatang Ichikawa di Jepang, membuat jagat maya heboh. Punch terobesi pada boneka orangutan yang diberikan oleh penjaga kebun binatang, sebagai cara untuk mengatasi kesepian tanpa ibunya. Menurut pihak kebun binatang, ibunya meninggalkan monyet ini segera setelah ia lahir pada 26 Juli 2025. Bayi tersebut saat ini diasuh oleh staf kebun binatang.
Popularitas Punch melejit minggu lalu ketika ia didekati oleh seekor monyet dewasa dalam kelompoknya yang kemudian menyeretnya di tanah. Bayi monyet itu berhasil melarikan diri dan berlari ke boneka orangutannya yang berada di sudut kandang. Seorang penonton merekam kejadian tersebut, yang kemudian menjadi viral.
Tak lama setelah serangan itu, IKEA memposting foto seekor monyet boneka yang merangkul orangutan boneka yang diberi nama Djungelskog. Boneka itu dijual perusahaan seharga US$ 19,99 atau setara Rp 320 ribu. IKEA menyertakan tulisan, “Kita SEMUA adalah keluarga Punch sekarang.”
Dalam pernyataan yang menanggapi serangan tersebut, pihak kebun binatang mengatakan bahwa Punch telah dimarahi oleh monyet lain berkali-kali sebelumnya. Ia telah belajar untuk bersosialisasi dengan mereka.
“Dalam video tersebut, Punch berlari ke arah boneka orangutan kesayangannya setelah diseret. Namun, seperti biasa, ia meninggalkan boneka itu setelah beberapa saat dan berkomunikasi dengan monyet-monyet lain,” kata pernyataan dari manajemen kebun binatang.
Sebelum insiden tersebut, toko furnitur Skandinavia itu menyumbangkan boneka binatang IKEA untuk Punch dan hewan-hewan lain di kebun binatang. Pada 17 Februari, Walikota Kota Ichikawa, Ko Tanaka, mengunggah foto di X bersama Presiden IKEA Jepang, Petra Färe, dengan boneka binatang IKEA untuk bayi monyet dan hewan-hewan kebun binatang lainnya.
Meski kisah Punch menyedot simpati pengguna media sosial, kelompok pembela hewan People for the Ethical Treatment of Animals (PETA) mengecam kebun binatang tempat monyet itu berada. “Kebun binatang bukanlah suaka margasatwa – itu adalah tempat di mana hewan dikurung, dirampas otonominya, dan ditolak lingkungan kompleks serta kehidupan sosial yang akan mereka miliki di alam liar,” kata Direktur People for the Ethical Treatment of Animals (PETA) untuk kawasan Asia, Jason Baker, dalam sebuah pernyataan.
“Apa yang sebagian orang sebut ‘imut’ sebenarnya adalah sekilas gambaran trauma yang dialami primata muda yang sangat sosial dalam menghadapi isolasi dan kehilangan,” ujar Baker.
“Sampai fasilitas-fasilitas tersebut berhenti memperlakukan makhluk hidup sebagai objek wisata, hewan seperti Punch akan terus menderita dalam penangkaran,” kata Baker. Ia menyerukan agar Punch dipindahkan ke suaka yang bereputasi baik, di mana ia dapat hidup di lingkungan yang lebih alami.
Putri Maharani Kristiani berkontribusi dalam artikel ini.

Peristiwa Viral yang Mengubah Nasib Boneka IKEA

Peristiwa yang melibatkan monyet kecil bernama Punch di Kebun Binatang Ichikawa Jepang telah mencuri perhatian dunia. Kejadian yang awalnya tampak sederhana, yaitu Punch yang sedang bermain dengan boneka orangutan, berubah menjadi fenomena viral di media sosial. Dalam video yang direkam oleh seorang penonton, Punch terlihat berlari ke arah boneka kesayangannya setelah diseret oleh monyet lain. Aksi ini tidak hanya menunjukkan sisi lucu dari Punch, tetapi juga memberikan wawasan tentang bagaimana hewan-hewan di kebun binatang beradaptasi dengan lingkungan mereka.

Boneka orangutan yang digunakan oleh Punch akhirnya menjadi pusat perhatian. Setelah video tersebut menyebar, harga boneka tersebut naik drastis di pasar daring seperti eBay. Bahkan, boneka yang awalnya dijual dengan harga US$ 19,99 kini dibanderol dengan harga ratusan dolar. Hal ini menunjukkan betapa besar dampak dari viralnya kejadian tersebut.

Penyebab Populeritas Punch

Populeritas Punch tidak hanya berasal dari aksi viralnya, tetapi juga dari cerita di balik layar. Punch adalah monyet yang kehilangan ibunya sejak lahir. Karena kondisi ini, pihak kebun binatang memberikan boneka orangutan sebagai teman bermain untuk membantu Punch mengatasi kesepian. Tindakan ini menunjukkan upaya kebun binatang untuk memberikan perlindungan dan perawatan yang optimal bagi hewan-hewan yang tinggal di sana.

Namun, tidak semua orang menyambut baik kebijakan tersebut. Kelompok pembela hewan seperti PETA mengkritik kebun binatang tempat Punch tinggal. Mereka menilai bahwa kebun binatang tidak layak sebagai tempat tinggal bagi hewan-hewan yang seharusnya hidup bebas di alam liar. Menurut PETA, kebun binatang justru memberikan lingkungan yang tidak sesuai bagi hewan-hewan tersebut, sehingga mereka mengalami stres dan trauma.

Respons dari IKEA

Tidak hanya media sosial yang terkesan dengan kisah Punch, tetapi juga perusahaan ternama seperti IKEA. Perusahaan tersebut menunjukkan dukungan kepada Punch dengan memberikan boneka binatang sebagai hadiah. Dalam sebuah postingan di media sosial, IKEA menyampaikan pesan bahwa “Kita SEMUA adalah keluarga Punch sekarang.” Ini menunjukkan bahwa perusahaan tersebut ingin memberikan dukungan moral kepada hewan-hewan di kebun binatang.

Selain itu, IKEA juga turut serta dalam program sumbangan untuk hewan-hewan di kebun binatang. Pada 17 Februari, walikota Ichikawa dan presiden IKEA Jepang melakukan pertemuan dan menyerahkan boneka binatang sebagai bentuk dukungan. Tindakan ini menunjukkan komitmen IKEA untuk menjaga kesejahteraan hewan-hewan di lingkungan penangkaran.

Harapan untuk Masa Depan Punch

Meskipun kisah Punch telah mendapatkan banyak perhatian, masih ada pertanyaan besar tentang masa depannya. PETA menyarankan agar Punch dipindahkan ke suaka yang lebih baik, di mana ia bisa hidup dalam lingkungan yang lebih alami. Ini menjadi isu penting karena kebun binatang tidak selalu memberikan lingkungan yang ideal bagi hewan-hewan yang tinggal di sana.

Harapan terbesar adalah bahwa hewan-hewan seperti Punch bisa mendapatkan perlakuan yang lebih baik dan lingkungan yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka. Dengan adanya kesadaran masyarakat yang semakin tinggi terhadap isu kesejahteraan hewan, harapan untuk perubahan positif semakin besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *