Jakarta.Newsz.id

Berita Terkini Jakarta Dan Sekitarnya

Advertisement

Kronologi Lengkap Baku Hantam Oknum TNI vs Ojol di Jakarta Barat

Sebuah kejadian baku hantam antara oknum TNI dan pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Jalan Letjen S. Parman, Jakarta Barat, telah memicu perhatian publik dan viral di media sosial. Insiden ini terjadi gara-gara klakson yang berujung pada adu mulut dan pemukulan. Kejadian tersebut akhirnya berakhir dengan damai setelah pihak terlibat saling memaafkan.

Pada Senin, 20 Oktober 2025, seorang prajurit TNI Angkatan Laut (AL), Serka OTB, diduga memukul pengemudi ojol di Jalan Letjen S. Parman, Grogol, Jakarta Barat. Video kejadian tersebut diunggah oleh akun Instagram @cetul_22 dan langsung menyebar di media sosial. Dalam rekaman, tampak si ojol mengaku hampir jatuh karena motornya diserempet oleh prajurit tersebut yang melaju di jalur kanan.

Saat diklakson, sang prajurit justru marah besar dan menghampiri korban. Tanpa banyak bicara, prajurit itu langsung melayangkan pukulan ke arah sang ojol. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut sontak berhamburan melerai keduanya agar keributan tak semakin memanas.

Dalam video yang diunggah, pengemudi ojol menjelaskan kronologi kejadian. Ia menyebut bahwa oknum TNI mengambil alih jalur dan hampir menabraknya. Saat itu, si ojol mengklakson untuk mengingatkan, tetapi justru membuat prajurit tersebut marah. Dalam rekaman, terdengar ucapan dari oknum TNI yang menyatakan tidak terima aksinya direkam dan bahkan mengancam akan membuka celananya jika diperlukan.

Menanggapi insiden ini, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama (Laksma) TNI, Tunggul membenarkan soal adanya anggota TNI yang terlibat pertikaian dengan pengemudi Ojol. Menurutnya, yang bersangkutan adalah Anggota TNI AL bernama Serka OTB yang berdinas di Lembaga Farmasi TNI Angkatan Laut (LAFIAL).

“Saati ini yang bersangkutan dalam proses dimintai keterangan dan akan ditindaklanjut sesuai dengan hukum yang berlaku apabila terbukti melakukan pelanggaran,” ujar Tunggul kepada wartawan.

Setelah beberapa hari, kejadian ini berakhir dengan damai. Keduanya saling memaafkan dan berjabat tangan dalam momen mediasi di Lembaga Farmasi TNI AL (LAFIAL) Drs. Moch Kamal, Rabu, 22 Oktober 2025.

Mediasi antara oknum TNI dan ojol di Jakarta Barat

“Personel TNI AL sudah berdamai dan meminta maaf kepada pengemudi ojol atas insiden yang terjadi. Keduanya sudah saling berjabat tangan dan berharap agar kejadian ini tidak terulang kembali,” kata Kadispenal Laksamana Pertama TNI Tunggul, dikutip Kamis, 23 Oktober 2025.

Ia menekankan bahwa masalah di jalan sebaiknya tidak dibawa emosi. Menurutnya, baik prajurit TNI yang bersikap arogan dan pengemudi ojol bisa menjadikan kejadian ini sebagai introspeksi sehingga bisa saling meredam emosi ketika terlibat masalah.

Pengemudi ojol dan oknum TNI saling berjabat tangan setelah damai

Insiden ini juga mendapat respons dari masyarakat. Banyak netizen menyampaikan kekecewaan terhadap sikap oknum TNI yang dianggap arogan. Beberapa komentar menyebut bahwa tindakan tersebut tidak mencerminkan sikap profesional seorang prajurit. Di sisi lain, ada juga yang memberikan dukungan kepada pengemudi ojol yang menjadi korban.

Reaksi publik juga terlihat dari tren hashtag yang muncul di media sosial, seperti #TNIvsOjol dan #DamaiSetelahPemukulan. Namun, sebagian besar komentar mengingatkan pentingnya menjaga kesopanan dan tidak memperparah situasi dengan emosi.

Selain itu, kasus ini juga menimbulkan pertanyaan tentang penegakan disiplin di kalangan TNI. Meski insiden berakhir damai, kejadian ini tetap menjadi peringatan bagi seluruh prajurit untuk menjaga sikap dan perilaku di luar lingkungan militer.

Secara keseluruhan, kejadian baku hantam antara oknum TNI dan pengemudi ojol di Jakarta Barat menjadi peringatan penting bagi semua pihak untuk tetap tenang dan tidak mudah terpicu emosi. Selain itu, kasus ini juga menunjukkan bahwa konflik bisa diselesaikan secara damai jika kedua belah pihak bersedia berkomunikasi dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *